Unek-unek dan Cerita Gue Buat Semua Guru

Sabtu, 10 Mei 2014


Sabtu, 10 Mei 2014, dimana hari paling menyedihkan buat gue, galau, butuh motivasi dan support dari orang terdekat. Gimana mau nggak sedih coba, di perpisahan kakak kelas, gue cuma duduk dikursi dan menyaksikan temen-temen gue diatas panggung. Gue pengen banget nunjukin bakat gue ke kakak kelas kalo gue itu bisa. Gue percaya, siapapun yang melihat gue perform diatas panggung bakalan terkejut dan kasih tepuk tangan yang bikin gue merinding. Dan gue yakin, ini semua belum berakhir atau bakat yang gue punya harus di buang gitu aja, mungkin belum saatnya gue kasih tau mereka, nggak! Emang nggak ada yang support sama gue, mulai dari sekolah aja, gue nggak di dukung buat isi acara di perpisahan, kenapa gue bilang gitu?
Kemarin hari Kamis tanggal 7 Mei 2014, gue nyari guru yang mengadakan acara sampai keliling sekolah, dan akhirnya ketemu di Lab komputer, gue bilang “pak, besok hari sabtu jadi perpisahan kelas XII?”, terus ..... jawab “iyaa betul, mau isi acara yaa?”, “iyaa pak, emang boleh?” sambung gue, “boleh, mau isi apa?” tanya pak guru “nihh pak *sambil ngetik salah satu komputer di Lab*, ini pak, aku mau isi perpisahan dengan nge-dance Michael Jackson *dengan penuh semangat gue nunjuk ke monitor*, beliau langsung merespon gue “Aahhh, masa MA’ARIF mau di isi Michael Jackson?” , “Tapii pakk, aku udaahhh.....” gue memaksa, “tapi apa? Mending kamu baca Al-Qur’an atau apalah, yang pas sama lingkungan sekolah” potong pak guru, “yaudah pak, terima kasih atas penolakannya” gue langsung keluar dari Lab dengan muka kusut serta semangat down!
Emang susah yaa? Kenapa dari dulu gue nggak sekolah di Negri aja? Bener apa kata bokap sama nyokap gue, dulu di suruh ama bokap buat sekolah di Negri nggak mau, sekarang aja nyesel.
Ini pesan buat bapak/ibu guru aja : “Buat guru yang ada dimanapun, jangan pernah kalian melewatkan kesempatan jika ada murid yang mau menunjukan bakat muridnya, murid butuh support, terutama dari kalian, dan mereka (murid) senang jika bakatnya berhasil dikeluarkan. Saya yakin, sebagian murid di Indonesia malu untuk meminta kalian (guru) melihat apa yang ada pada mereka (murid)”
Maaf jika ada unek-unek atau pesan saya yang membuat anda para guru tidak setuju, Because I am only human being who had a million steam.
Seandainya gue ada di atas panggung, gue mau bilang “One hundred percent, brother surely pass *sambil nunjukin ibu jari dan kasih senyum semangat”
Okee sekian dulu, gue Imron Rosadi, cukup sampai sini dulu dan Terima Kasih.

Share this Article

Nama gue Imron Rosadi. Tapi gue lebih suka di paggil 'imyon' dengan huruf kecil semua. Bukan Madao. Hanya manusia biasa yang terbiasa menjadi orang biasa, tak akan menjadi menjadi orang luar biasa, karena sudah biasa | Menyukai semua tentang Negeri Sakura dan Negeri Matahari Terbit terutama 48 Group dan Anime.

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog Saya, silahkan sampaikan pesan Anda pada kotak komentar dibawah karena Saya akan mengunjungi kembali blog Anda.

1) Berkomentarlah sesuai artikel di atas
2) Tidak mengandung kata-kata kasar
3) Diharapkan untuk tidak berkomentar spam!
4) Berkomentarlah menggunakan bahasa yang jelas
4) Jika Anda suka artikel ini klik "Bagikan posting Facebook, G+ atau Twitter"
5) Untuk setiap komentar yang disampaikan, mohon maaf apabila tidak segera dibalas
6) Mohon untuk tidak menggunakan link aktif di dalam komentar

Semua komentar, saran dan kritik akan Saya terima dengan senang hati, selama Anda menyampaikannya secara sopan, untuk komentar kasar mohon maaf tidak akan ditampilkan atau mungkin akan Saya hapus.